Media Fellowship: ‘Remaja dan Hak Kesehatan Seksual Reproduksi’

Bagikan Artikel ini

1. Latar Belakang

Rutgers WPF Indonesia sebagai organisasi yang berfokus pada isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) dengan bangga mengumumkan ‘Rutgers Media Fellowship’. Tujuan dari program media fellowship ini adalah mengajak insan media (cetak, elektronik, media sosial, dan penyiaran) baik di tingkat nasional, sub-nasional, universitas, dan komunitas, untuk ikut serta dalam meningkatkan kesadaran Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi bagi remaja di Indonesia.

Media massa memiliki peran yang sangat penting dalam mempromosikan hak kesehatan masyarakat, mereka bertindak sebagai penghubung antara ahli kesehatan masyarakat dan masyarakat luas. Namun media massa tidak selalu tertarik atau terlatih untuk meliput penelitian kesehatan. Selain kurangnya minat, media  seringkali kurang memiliki motivasi, keterampilan, dan kapasitas untuk memahami, menafsirkan, dan melaporkan temuan penelitian tentang kesehatan, termasuk permasalahan ‘Remaja dan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi’.

Di Indonesia sendiri, pemberitaan media tentang masalah remaja dan HSKR seringkali dilaporkan secara tidak akurat dan menginterpretasikan norma dan nilai yang salah, yang akhirnya malah semakin memperkuat ketabuan di masyarakat.  Kurangnya kapasitas dan motivasi para praktisi media untuk melaporkan permasalahan ini bukanlah satu-satunya masalah. Peneliti dan para ahli juga perlu memiliki kemampuan untuk menyederhanakan hasil penelitian mereka dan memahami secara langsung apa yang dibutuhkan oleh media massa. 

Media dapat berfungsi sebagai katalisator untuk mengarahkan perhatian masyarakat umum dan pembuat kebijakan ke isu-isu tertentu. Oleh karena itu, strategi kunci untuk meningkatkan liputan masalah remaja dan HKSR di Indonesia adalah diperlukannya peningkatan motivasi dan minat media dalam isu ini. Melalui kegiatan ‘Rutgers Media Fellowship’ diharapkan dapat menjadi ruang kolaboratif yang saling mendukung antar media, peneliti, para ahli, dan CSO di dalamnya untuk mewujudkan lingkungan yang positif untuk pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi bagi remaja di Indonesia.

2. Tujuan kegiatan

  • Meningkatkan partnership dengan media dalam isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta menguatkan dukungan untuk pengembangan dan implementasi kebijakan yang berpihak pada pemenuhan HKSR remaja.
  • Membangun kapasitas dan minat jurnalis (untuk memahami dan melaporkan penelitian remaja dan HKSR) serta peneliti dan praktisi program (untuk berbagi penelitian HKSR dengan cara yang sederhana dan mudah diakses);
  • Membangun dan memelihara kepercayaan, meningkatkan pemahaman yang positif, dan hubungan yang saling menguntungkan antara jurnalis dan peneliti dan praktisi program HSKR.

3. Keluaran kegiatan

Jangka pendek:

  • Meningkatkan kesadaran dan pemahaman jurnalis tentang berbagai isu HKSR dan KBGS bagi remaja ragam identitas di Indonesia.
  • Melatih jurnalis tentang bagaimana menggunakan, mengakses, dan menafsirkan data secara efektif dan akurat serta melaporkan bukti penelitian terkait remaja dan HKSR.
  • Mempertemukan para peneliti, ahli, dan praktisi dengan jurnalis untuk membicarakan hasil penelitian dan data-data lapangan yang ditemui terkait permasalahan HKSR dan remaja ragam identitas di Indonesia.
  • Mendorong jurnalis untuk melaporkan dan memberikan informasi yang akurat dan komprehensif berbasiskan kajian ilmiah terkait isu HKSR dan pencegahan KBGS bagi remaja identitas kepada publik.

Jangka panjang:

  • Media massa dapat membantu mendobrak budaya tabu dan stigma diskriminatif terkait HKSR remaja dengan mempromosikan keterbukaan dan diskusi publik tentang isu-isu yang dianggap sensitif.
  • Mendokumentasikan pembelajaran, keberhasilan, masalah, dan tantangan dalam pemenuhan HKSR dan pencegahan KBGS bagi remaja ragam identitas di Indonesia.
  • Media massa dapat menjadi sumber informasi yang penting bagi masyarakat umum untuk mendorong transformasi kebijakan yang positif terkait HKSR di Indonesia.
  • Membangun kepercayaan dan hubungan timbal balik antara jurnalis dan peneliti melalui pertemuan informal, serta membangun kemitraan formal dengan asosiasi media profesional maupun jurnalis individu dalam isu HKSR dan KBGS di Indonesia.

4. Waktu pelaksanaan

25 Juni 2021 hingga 31 Desember 2021

5. Metode kegiatan

Lokakarya daring

Lokakarya daring melalui serangkaian kegiatan webinar dan diskusi intensif. Kegiatan webinar dilakukan dua kali di setiap bulan (Juni – Desember 2021) dengan mempertemukan para jurnalis, peneliti, dan para ahli di bidangnya untuk membahas topik HKSR berdasarkan kajian ilmiah.

Mentoring

Mentoring terkait proses penulisan berita masing-masing fellow berdasarkan materi webinar yang telah diberikan selama sesi peningkatan kapasitas.

6. Target peserta

10 orang yang merupakan jurnalis tetap, kontributor/jurnalis freelance dengan komposisi sebagai berikut:

  • 30% Media nasional  (3 org)
  • 30% Media lokal – wilayah intervensi program Rutgers (3 org)
  • 40% Media berbasis komunitas  (4 org)

Segmentasi minat pemberitaan sebagai berikut:

  • Kesehatan
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Gaya hidup
  • Ekonomi
  • Sosial dan Politik

*Terbuka untuk kelompok afirmatif (disabilitas, ragam orientasi gender dan seksual)

7. Apresiasi fellowship

Setiap fellow akan diberikan Rp 10.000.000 selama periode fellowship (Juni – Des 2021)

8. Output artikel

  • 3 artikel peliputan kegiatan – Scientific Discussion coverage (200 – 300 kata)

Menulis dan mempublikasikan  liputan  kegiatan Scientific Discussion, yang merupakan sebuah diskusi ilmiah terkait Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi” yang dilaksanakan secara online pada tanggal 25 – 30 Juni 2021

  • 5 artikel in-depth reporting publicationSpesific Issue (1.000 – 1.500 kata)

Menulis dan mempublikasikan artikel terkait tematik isu program Rutgers WPF Indonesia, sesuai dengan jadwal webinar di bawah ini.

Total: 8 Artikel/peserta.

9. Persyaratan

  • Pelatihan terbuka bagi jurnalis di Indonesia, terutama yang bertugas di wilayah Sumatera Utara, Lampung, Jakarta, Semarang, Jawa Barat, Jawa Timur, Denpasar, NTB, Palu (wilayah kerja Rutgers WPF Indonesia).
  • Berasal dari media di tingkat nasional, lokal, universitas (pers kampus), maupun media berbasis komunitas dan independen.
  • Setiap peserta harus menghadiri webinar dan sesi peningkatan kapasitas yang diadakan oleh penyelenggara untuk latar belakang tentang masalah tertentu.
  • Membuat tulisan artikel dari isu-isu terkait berdasarkan data-data kajian ilmiah dan pengalaman yang disampaikan oleh peneliti, ahli, maupun staff program Rutgers.
  • Setiap peserta wajib mempublikasikan berita maupun karya jurnalistik lainnya di media cetak / elektronik sebanyak 8 publikasi hingga akhir masa fellowship.
  • Mendapat dukungan pimpinan redaksi untuk mempublikasikan karya jurnalistik dari hasil penelitian.
  • Bertanggung jawab atas dukungan finansial yang diberikan sesuai dengan ketentuan Rutgers WPF Indonesia sampai akhir kegiatan.

Dokumen pendaftaran:

  1. CV atau biodata diri
  2. Portfolio karya tulisan maupun produk jurnalistik lainnya
  3. Tulisan singkat mengapa tertarik mengikuti kegiatan ini (150 – 200 kata)

Semua dokumen persyaratan dikirimkan melalui email ke trinanda@www.gemilangsehat.org

Paling lambat pada tanggal 25 Juni 2021.

10. Jadwal kegiatan

NoBulanTopik webinar/lokakaryaNarasumber
126 Juni 2021   15.00 – 16.30 WIB          Opening. Official Launching of Media Fellowship (15.00 – 15.45 WIB)     Pre-Conference Scientific Discussion (15.45 – 16.30 WIB)   Pembukaan resmi Media FellowshipPre-conference Media Briefing menuju kegiatan Scientific Discussion  Committee of  “A Champion of Indonesia” Family Planning and Reproductive Health”   1. Amala Rahmah Country Representative Rutgers Indonesia   2. Prof. dr. Siswanto Agus Wilopo, SU, M.Sc., Sc.D Ketua Panitia dan Penanggung Jawab   3. Prof. dr. Meiwita Paulina Budiharsana, MPA, PHD Ketua Komite Ilmiah   4. Drs. Eddy Hasmi M.Sc Sekretaris pelaksana   5. Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator    
228 – 30 Juni 2021 09.00 – 13.00 WIBEvent Coverage. Topik: Peliputan Scientific Discussion Peserta menulis 3 artikel publikasi dari sesi-sesi yang menarik berdasarkan minat dan ketertarikanPesert mendapatkan akses untuk mengikuti serangkaian kegiatan  Scientific Discussion selama 3 hari Peserta mendapatkan akses wawancara dengan narasumberAll pembicara SD                    
39 Juli 2021   09.00 – 10.00 WIB  Sesi 1. Topik: Pengenalan Media Fellowship dan Peliputan HKSR   Perkenalan program Media Fellowship dan rencana media engagement activity Rutgers Indonesia Peningkatan kapasitas bagi media untuk meningkatkan pengetahuan dan informasi pada isu HKSR Peran media dalam isu HKSRKode etik pada peliputan dan penulisan HKSR  1. Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   2. Evania Putri Communication and Campaign Manager Rutgers Indonesia   3. Maria Hartiningsih Senior Journalist Kompas, Yap Thiem Hien Award for Human Rights  
430 Juli 2021   09.00 – 11.00 WIBSesi 2. Topik:Perkawinan Anak (Child Marriage) Masalah perkawinan anak di IndonesiaDampak dari perkawinan anak pada anak perempuan dan laki-laki dan bangsa secara kesuluruhanUpaya pengakhiran perkawinan anak dan tantangannya, termasuk di wilayah kerja Rutgers IndonesiaBagaimana media meliput isu perkawinan anak dan menempatkan isu ini sebagai agenda perubahan kebijakan.    1. M. Rey Dwi Pangestu (Program Manager Power to Youth)   2. Restri Rahmawati (Program Officer Power to Youth)   3. Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator      
513 Agustus 2021   09.00 – 11.00 WIBSesi 3. Topik: Kehamilan Remaja (Power to You(th) Program) Masalah kehamilan remaja di Indonesia: Apa penyebab dan akibatnya?Bagaimana kehamilan remaja mempengaruhi masa depan remaja?Apa dampak kehamilan remaja pada kehidupan masyarakat, sosial dan ekonomi?Upaya untuk menghentikan dan mengurangi kehamilan di kalangan remaja (Pengalaman program Rutgers)Bagaimana media meliput kehamilan Remaja dan berperan dalam mendidik remaja, orang tua, sistem sekolah dan pembuat kebijakan  1. M. Rey Dwi Pangestu (Program Manager Power to Youth)   2. Restri Rahmawati (Program Officer Power to Youth)   3.  Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   + Penanggap: Power to You(th) partner
627 Agustus 2021   09.00 – 11.00 WIBSesi 4. Topik: Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Perempuan (Generation Gender Program)   Mendefinisikan Kekerasan Terhadap Anak Perempuan dan PerempuanKasus-kasus kekerasan: Kekerasan dan pelecehan seksual, pernikahan anak, perdagangan orang, eksploitasi seksual, kekerasan dalam  rumah tangga, kekerasan dalam pacaran,dllUpaya untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak perempuan dan perempuan Bagaimana media meliput isu ini dan berperan penting dalam mengakhiri rantai kekerasan serta mendorong transformasi kebijakan1. Nancy Sunarno (Program Manager Gen G)   2. Komnas Perempuan (Tbc)   3.  Rita Widiadana Asia Pacfic Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   + Penanggap: Generation G Partner (Tbc)
710 September 2021   09.00 – 11.00 WIBSesi 5. Topik: “Celebrating the International Day for Sexual and Reproductive Health and Rights Day” (Right Here Right Now Program) Mengenal kesehatan reproduksi dan seksual remaja: Apa itu dan mengapa penting?Breaking the taboo: Mengapa remaja penting untuk memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi?Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi dan remaja ragam identitasUpaya program Rutgers dalam mengatasai masalah ini?Bagaimana meliput isu HKSR dan remaja ragam identitas dan menjembatani  kesenjangan pengetahuan masyarakat – melalui artikel dan platform digital1. Hastin A. Asih Program Manager RHRN 2   2. Naura Nabila Program officer RHRN   3.  Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   + Penanggap: RHRN 2 Partner (Tbc)
824 September 2021   09.00 – 11.00 WIBSesi 6. Topik: Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (Generation Gender Program) Apa yang dimaksud kekerasan berbasis gender dan seksual?Norma dan keyakinan sosial terkait kekerasan berbasis genderTantangan dalam mengatasi Kekerasan Berbasis Gender dan SeksualStrategi untuk mencegah kekerasan berbasis gender (peran CSO, sekolah, dan private sector)Bagaimana meliput kekerasan berbasis gender dan seksualMengapa kekerasan berbasis gender jarang dilaporkan di media arus utama?1. Nancy Sunarno (Program Manager Gen G)   2. Maria Hartiningsih Senior Journalist Kompas, Yap Thiem Hien Award for Human Rights   3.  Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   + Penanggap: Generation G Partner (Tbc)
9Oktober – November (Tbc)   09.00 – 11.00 WIBSesi 7. Evaluasi Media Fellowship Evaluasi program Media FellowshipSaran, masukan, dan harapan kedepanMembangun jaringan yang lebih kuat antara Rutgers Indonesia dan media1. Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   2. Evania Putri Communication and Campaign Manager Rutgers Indonesia
10Desember   (Tbc)    Sesi 8. Penutupan   Official Closing Ceremony of Media Scholarship Program   PenutupanRencana tindak lanjut  1. Amala Rahmah Country Representative Rutgers Indonesia   2. Rita Widiadana Asia Pacific Media Alliance (APCAT) for Health and Development – Media Fellowship Coordinator   3. Evania Putri Communication and Campaign Manager Rutgers Indonesia

11. Informasi pendaftaran

Trinanda (Communication team Rutgers Indonesia)

HP: 0878-8328-9368

Email: trinanda@www.gemilangsehat.org

Tentang Rutgers WPF Indonesia

Rutgers WPF Indonesia merupakan Lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Untuk mengenal lebih lanjut Rutgers WPF Indonesia, silahkan mengunjungi beberapa kanal digital berikut:

Website: www.rutgers.id

Instagram: @www.gemilangsehat.org

Twitter: @rutgersID 

Youtube: Rutgers Indonesia

Logo Yayasan Gemilang Sehat Indonesia - Full White

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Keranjang
  • Tidak ada produk di keranjang.