Bagikan Artikel ini

SIARAN PERS

Rutgers Indonesia dan PKBI Lampung Luncurkan Hasil Penelitian Kesehatan Reproduksi Para Remaja

Lampung, 16 Agustus 2023 – Rutgers Indonesia bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Lampung menyelenggarakan acara diseminasi hasil Studi Global pada Remaja Awal (Global Early Adolescent Study atau GEAS), di Lampung (16/8). Bertempat di Aula kantor Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Provinsi Lampung, acara dibuka oleh Walikota Lampung Eva Dwiana, yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandar Lampung.

Turut hadir pada acara ini perwakilan dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dinas PP & PA Provinsi Lampung, Dinas Sosial Provinsi Lampung, Dispora Provinsi Lampung, Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung, BKKBN Provinsi Lampung, Kanwil Kemenag Provinsi Lampung,  Dinas BAPPEDA Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Bandar Lampung, Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Dinas PP & PA Kota Bandar Lampung, Dinas BPBD Kota Bandar Lampung, Badang Pusat Statistik Kota Bandar Lampung, Forum Puspa Provinsi Lampung, Kepala Sekolah dan Guru berbagai SMPN di Kota Bandar Lampung.

Pada sambutan pembukaannya, Eva menyampaikan apreasiasinya atas diselenggarakannya acara ini: “Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya sangat mengapresiasi diselenggarakan diseminasi yang bertujuan untuk mensosialisasikan hasil penelitian GEAS, yang diharapkan dapat dimanfaatkan serta ditindak lanjuti oleh Dinas/Instansi terkait sesuai dengan kebutuhan.”

Eva juga menyampaikan apresiasinya kepada PKBI Lampung: “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PKBI Daerah Lampung beserta jajaran, yang selama ini mengambil peranan penting sebagai sebuah organisasi implementer yang memobilisasikan sumber daya baik untuk program PKBI maupun dalam mendukung program Lembaga lain. Sebagai organisasi katalis yang menginspirasi dan mendorong berbagai pelaku baik dalam skala individu maupun organisasi untuk melakukan transformasi di kalangan masyarakat, khususnya di Bandar Lampung.”

“Penelitian GEAS memiliki tujuan yang sangat strategis. Untuk itu, saya berharap hasil penelitian ini dapat mendorong lahirnya berbagai kebijakan baru yang mendukung dan memungkinkan para remaja mendapatkan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas yang komprehensif serta memberikan kesempatan untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat untuk masa depan lebih baik. Membangun pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan seksual dan reproduksi, serta mendorong sikap, perilaku dan norma yang lebih setara gender harus menjadi landasan untuk kesehatan dan kesejahteraan di masa depan” tegas Eva 

Ketua Pengurus Daerah PKBI Lampung, Wirman, menyampaikan pada sambutannya: “Diharapkan kerjasama yang dilakukan PKBI Lampung bersama Rutgers Indonesia dan Peneliti Kespro di UGM dalam program Explorer4action yang dilakukan sejak tahun 2019-2021 ini dapat berdampak positif untuk siswa/i dan khususnya remaja di kota Bandar Lampung sehingga dapat menjadikan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi untuk penentuan dalam melakukan kebijakan ke depannya untuk remaja. Semoga juga stakeholder terkait yang hadir dalam kegiatan ini bisa dapat bersama-sama berkolaborasi serta bersinergi mengenai  pemahaman nilai-nilai mengenai HKSR”.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana sosialisasi gender dan proses sosial lain mempengaruhi kesehatan dan kesejahteraan remaja awal, untuk melihat dampak dari pendidikan kesehatan seksualitas komprehensif SETARA serta untuk memberikan informasi kepada pembuat kebijakan, orang tua, guru, pembuat program, peneliti dan remaja sendiri dalam perencanaan dan pelaksanaan program dan layanan remaja.

Hasil GEAS menyajikan temuan dari evaluasi implementasi SETARA, sebuah intervensi selama 2 tahun tentang kesehatan reproduksi dan perkembangan seksualitas untuk remaja usia 12-14 tahun di sekolah menengah pertama. GEAS dilakukan di 3 lokasi berbeda di Indonesia: Bandar Lampung (Sumatera), Semarang (Jawa Tengah), dan Denpasar (Bali) dari tahun 2018 hingga 2022.

“GEAS tidak hanya menjadi proyek penelitian yang inovatif, tetapi juga memiliki implikasi langsung pada upaya meningkatkan kualitas pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual di lingkungan pendidikan. Riset longitudinal ini memungkinkan kita untuk memahami bagaimana modul pembelajaran pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual berbasis hak bernama SETARA secara positif mempengaruhi kehidupan para remaja, serta memberdayakan mereka untuk membuat keputusan berdasarkan informasi terkait kesehatan reproduksi dan seksual mereka.” ungkap Restu Pratiwi, Country Representative Rutgers Indonesia, yang disampaikan oleh Muhammad Rey, Program Manager Power to You(th) melalui pidato sambutannya.

Masih sedikitnya penelitian yang menyelidiki bagaimana faktor-faktor sosial termasuk gender mempengaruhi kesejahteraan remaja sementara data menunjukkan 1 dari 4 (25%) penduduk Indonesia adalah remaja usia 10-24 tahun dan 9% berusia 10-14 tahun, dimana merupakan masa kritis perkembangan manusia dalam menentukan kesehatan dan kesejahteraan jangka pendek dan panjang merupakan latar belakang dilakukannya penelitian ini.

Beberapa temuan penting GEAS menunjukkan potensi program Pendidikan Seksualitas Komprehensif (Comprehensive Sexual Education – CSE) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan terkait seksualitas yang sehat pada masa remaja awal. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan seksualitas komprehensif berbasis hak dapat berkontribusi secara signifikan dalam mendukung perkembangan remaja yang sehat pada kelompok usia yang lebih muda. Peran guru dalam mengeliminasi tabu juga dinilai sangat penting dalam pembentukan keterampilan interpersonal remaja.

Rekomendasi yang dihasilkan GEAS antara lain mendorong adanya dukungan kebijakan dan kemitraan strategis dengan pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, terutama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memasukkan materi pendidikan seksualitas komprehensif ke dalam kurikulum wajib di sekolah. Hasil GEAS ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi para pemangku kepentingan dan pihak terkait dalam menentukan langkah dan kebijakan yang tepat sasaran sebagai upaya peningkatan kualitas pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja berbasis hak di Indonesia.

GEAS merupakan perwujudan dari salah satu empat pilar Rutgers Indonesia yakni penelitian. GEAS adalah tiga rangkaian penelitian yang saling terkait dan merupakan program Explore4Action atau E4A. Di Indonesia, GEAS dilaksanakan oleh Rutgers Indonesia bekerjasama dengan Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dan World Health Organization dan dengan dukungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan PKBI (Jawa Tengah, Lampung dan Denpasar).



Tentang Rutgers Indonesia: Rutgers Indonesia adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk mempromosikan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Dengan fokus pada pendidikan, advokasi, dan pelibatan masyarakat, Rutgers Indonesia berupaya untuk menciptakan masyarakat yang menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak semua individu.


Tentang Program Explore4Action (E4A): Sebuah program penelitian 4 tahun untuk mengetahui pengalaman tumbuh kembang remaja usia 12-24 tahun terutama terkait kesehatan reproduksi dan seksualitas,, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pengalaman ini secara positif maupun negatif. Program ini juga menggali dampak dari pendidikan seksualitas komprehensif yang difasilitasi oleh Rutgers Indonesia, yaitu SETARA (Semangat Dunia Remaja) bagi mereka. Data dikumpulkan di 3 lokasi di seluruh Indonesia: Semarang, Bandar Lampung dan Denpasar.


Tentang PKBI Lampung: PKBI berdiri sejak 23 Desember 1957, merupakan Lembaga yang memelopori Gerakan Keluarga Berencana di Indonesia. PKBI Lahir sebagai bentuk keprihatinan sekelompok tokoh masyarakat dan ahli kesehatan terhadap berbagai masalah kependudukan dan tingginya angka kematian ibu Di Indonesia. PKBI Lampung memiliki visi ‘Terwujudnya Keluarga dan Masyarakat Indonesia yang Bertanggungjawab dan Inklusif’ dengan membangun Gerakan remaja yang inklusif, memberikan pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi secara komprehensif, profesional dan inklusif.



Untuk pertanyaan media, silakan menghubungi:

Indira Susatio

Manajer Komunikasi dan Kampanye

Rutgers Indonesia

Hp: 081281813033 | Email: indira@www.gemilangsehat.org

PKBI Lampung

M. Hasan Irham

Kelembagaan dan Kemediaan PKBI Lampung

Hp: 0851 5756 6761

Logo Yayasan Gemilang Sehat Indonesia - Full White

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Keranjang
  • Tidak ada produk di keranjang.