Bagikan Artikel ini

SIARAN PERS

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia Terima Kunjungan Delegasi RHRN2 Bangladesh, Pelajari Implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang Komprehensif di Kabupaten Jombang

Jombang, 9 Mei 2024 — Rombongan delegasi dari Bangladesh yang tergabung dalam koalisi program Right Here Right Now 2 (RHRN2), termasuk perwakilan dari Kementerian Pendidikan Bangladesh, mengunjungi Indonesia selama empat hari guna mendapatkan gambaran secara menyeluruh mengenai implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang komprehensif (PKRS) di sekolah-sekolah di Indonesia, terutama di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Acara penyambutan delegasi Bangladesh digelar di Jakarta dan dihadiri oleh Rangsang Agung selaku perwakilan dari Direktorat Sekolah Dasar dan Eneng Siti Saadah dari Direktorat Pendidikan Khusus, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud Ristek, Anis Masykhur selaku perwakilan Dirjen Ditjen Pendidikan Agama Islam, Kementerian Agama, dan Enang Cuhendi selaku perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Pada kesempatan ini juga dilakukan diskusi antara para delegasi Bangladesh di antaranya adalah Prabir Kumar Bhattacharjee, perwakilan dari Direktorat Pendidikan Menengah Pertama dan Menengah Atas, Kementerian Pendidikan Bangladesh, dengan para pemangku kepentingan terkait di Indonesia.

Dalam sambutannya Rangsang menyatakan: “Kemendikbud Ristek mendukung penuh penerapan PKRS berbasis kurikulum di sekolah. Kami tidak main-main dalam menyelenggarakan pelaksanaan Kesehatan Seksual dan Reproduksi, kami melibatkan orang-orang yang pintar dalam hal ini. Kesehatan reproduksi mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial termasuk pendekatan Hak Asasi Manusia, yang di dalamnya ada hak anak dan perempuan, tentunya berdasarkan kesetaraan gender. Kami ingin mengajarkan pada peserta didik kami tentang hak-hak yang setara bagi laki-laki dan perempuan.”

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia Terima Kunjungan Delegasi RHRN2 Bangladesh, Pelajari Implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang Komprehensif di Kabupaten Jombang
Selanjutnya, para delegasi Bangladesh berkesempatan mengunjungi beberapa sekolah di Jombang, Jawa Timur, antara lain ke SMPN 4 Negeri Jombang, SMP Negeri 2 Diwek, Madrasah Tsanawiyah Negeri 1, Pondok Pesantren Bahrul Ulum, dan Sekolah Luar Biasa Negeri Jombang serta berdiskusi dengan pemerintah setempat di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.

Sekolah yang dikunjungi mendapatkan kesempatan menunjukan praktik baik PKRS yang saat ini diterapkan dan bagaimana sekolah melakukan pencegahan kekerasan berbasis gender dan seksual di lingkungannya.

Kepala sekolah SMPN 4 Jombang, Slamet Agus Tri Prasetyo, mengungkapkan: “PKRS berdampak positif bagi siswa. Artinya, anak-anak menjadi orang muda yang hebat yang bisa menatap masa depannya lebih baik dibanding mereka yang belum mengenal PKRS.” Pelaksanaan PKRS di SMPN 4 Jombang berhasil diintegrasikan melalui P5 Kurikulum Merdeka yang digagas oleh pemerintah.

Lebih lanjut, Dian Yunitasari, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang menyampaikan: “Ketika PKRS diterapkan di SMP Negeri 4, anak-anak jadi mengetahui mana yang boleh dan tidak dilakukan, sehingga kasus kekerasan seksual bisa diminimalisir, mungkin dari dinas pendidikan mengamatinya seperti itu. Anak-anak zaman sekarang yang terpapar arus informasi yang luar biasa, bisa memanfaatkan hal ini sebagai sebuah media pembelajaran dan kegiatan yang positif dengan menciptakan game dan berbagi praktik baik kepada teman-teman sekitarnya sehingga efek yang nampak adalah kasus kekerasan seksual bisa diminimalisir.”

Melalui kegiatan ini, delegasi Bangladesh mendapatkan pengetahuan mengenai keterlibatan pemerintah Indonesia dalam melahirkan kebijakan pelaksanaan PKRS yang komprehensif di sekolah, gambaran pelaksanaan PKRS di sekolah umum, sekolah luar biasa dan sekolah berbasis agama, termasuk inisiasi pengembangan kurikulum PKRS di perguruan tinggi, serta pelibatan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam pengarusutamaan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR).

Prabir mengungkapkan kegembiraannya dapat mengunjungi Indonesia, terutama Kabupaten Jombang: “Indonesia dan Bangladesh adalah dua negara bersahabat dan memiliki sistem pendidikan yang cukup mirip. Bangladesh juga membagi sekolah mereka ke dalam dua divisi, yaitu sekolah publik dan madrasah, dengan kurikulum yang sama. Saat ini, kurikulum di Bangladesh sedang bertransformasi. Di bawah bimbingan Perdana Menteri Bangladesh, kami sedang mempersiapkan kurikulumnya agar siap menghadapi revolusi industri. 4.0. Oleh sebab itu, dibutuhkan juga koordinasi untuk membangun sistem pendidikan yang lebih baik.”

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia Terima Kunjungan Delegasi RHRN2 Bangladesh, Pelajari Implementasi Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang Komprehensif di Kabupaten Jombang
Program RHRN2 adalah sebuah program lima tahun yang memperjuangkan pemenuhan HKSR bagi orang muda dengan ragam latar belakang dan identitas. RHRN2 juga bekerja di sepuluh negara di Asia dan Afrika, yaitu Indonesia, Bangladesh, Nepal, Kenya, Tunisia, Ethiopia, Benin, Maroko, Burundi, dan Uganda. RHRN2 diimplementasikan di tiga kabupaten, yaitu Jombang Provinsi Jawa Timur, Indramayu Provinsi Jawa Barat, dan Langkat Provinsi Sumatera Utara.

Di bawah pengelolaan Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI), program RHRN2 telah banyak mendorong pelibatan dan peningkatan keterampilan guru dalam menyampaikan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksualitas secara komprehensif kepada siswa. Ke depannya, keberlanjutan program Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas yang komprehensif membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta.

YGSI, melalui berbagai programnya telah mendorong implementasi PKRS di 372 sekolah di 7 Provinsi, yaitu di Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Barat, Lampung, dan DKI Jakarta. Sebanyak 1.795 guru telah dilatih menggunakan modul PKRS, yang kemudian mengajarkan materi tersebut kepada 41.186 siswa.

Tentang Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI): adalah organisasi nirlaba yang berdiri tahun 2024 yang sebelumnya dikenal dengan nama Rutgers Indonesia. YGSI memiliki visi dan misi untuk mempromosikan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS) dengan fokus pada pendidikan, advokasi dan pelibatan masyarakat, YGSI berupaya untuk menciptakan masyarakat yang menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak semua individu, terutama orang muda.

 

 


Untuk pertanyaan media, silakan menghubungi:
INDIRA SUSATIO
Manajer Komunikasi dan Manajemen Pengetahuan
Yayasan Gemilang Sehat Indonesia
Hp: 0812 8181 3033
Email: indira@gemilangsehat.org
www.gemilangsehat.org

 

Logo Yayasan Gemilang Sehat Indonesia - Full White

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) merupakan lembaga non-profit atau NGO yang bekerja di Indonesia sejak 1997 untuk isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), serta pencegahan Kekerasan Berbasis Gender dan Seksual (KBGS). Kami percaya bahwa seksualitas dan kesehatan reproduksi manusia harus dilihat secara positif tanpa menghakimi dan bebas dari kekerasan.

Keranjang
  • Tidak ada produk di keranjang.